7 Cara Mengajar Anak Mengaji Tanpa Rasa Bosan yang Bisa Diterapkan di Rumah

cara mengajar anak mengaji agar tidak bosan, anak belajar mengaji

Mengajarkan anak mengaji bisa menjadi salah satu momen paling berharga bagi Mama Papa. Namun, seringkali tantangan terbesar adalah membuat anak tetap tertarik dan tidak mudah bosan. Bagaimana cara mengajar anak mengaji agar tidak bosan, bukan seperti kewajiban tetapi lebih seperti kegiatan yang menyenangkan dan dinantikan si kecil? Tenang, Ma, ada banyak cara kreatif yang bisa diterapkan!

Cara Mengajar Anak Mengaji Agar Tidak Bosan yang Bisa Diterapkan

cara mengajar anak mengaji agar tidak bosan, anak mengaji di mesjid

Penting untuk memahami bahwa anak-anak memiliki dunia sendiri yang penuh dengan rasa ingin tahu dan energi bermain. Mengubah pendekatan dalam mengajar mengaji bisa menjadi kunci sukses agar mereka tetap antusias. Nah, berikut ini beberapa cara mengajar anak mengaji agar tidak bosan yang bisa Mama coba di rumah untuk membuat sesi mengaji lebih menarik.

Tujuh tips ini bisa diterapkan di rumah:

Bacaan Lainnya

Jadikan mengaji sebagai kegiatan menyenangkan

Anak-anak suka bermain dan beraktivitas yang menyenangkan. Mama bisa mengubah waktu mengaji menjadi momen yang dinantikan dengan cara menambahkan elemen permainan. Misalnya, gunakan kartu huruf hijaiyah yang berwarna-warni atau aplikasi mengaji interaktif di gadget. 

Selain itu, Mama juga bisa membuat permainan tebak huruf atau menyusun kata dari potongan-potongan huruf hijaiyah. Ini bisa membantu anak belajar sambil bermain dan tidak merasa terbebani. Dengan begitu, mengaji bukan lagi menjadi aktivitas yang membosankan, tetapi sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh si kecil.

Buat jadwal rutin dan fleksibel

Penting untuk memiliki jadwal mengaji yang rutin. Namun, jangan terlalu kaku. Sesuaikan jadwal dengan kondisi dan mood anak. Misalnya, jika anak terlihat lelah setelah pulang sekolah, beri waktu istirahat sebentar sebelum mulai mengaji. Rutinitas yang konsisten akan membantu anak terbiasa, namun fleksibilitas akan membuat mereka tidak merasa tertekan.

Libatkan cerita dan kisah inspiratif

Anak-anak suka mendengarkan cerita. Mama bisa menyisipkan kisah-kisah inspiratif dari Al-Quran atau cerita tentang tokoh-tokoh muslim yang hebat. Cerita-cerita ini tidak hanya membuat sesi mengaji lebih menarik, tetapi juga memberikan pelajaran moral yang baik. 

Mama juga bisa menceritakan kisah hidup Mama dan Papa, tentang pengalaman dan nilai-nilai yang dipegang dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak akan lebih bersemangat belajar jika mereka mengetahui cerita di balik bacaan yang mereka pelajari, apalagi jika cerita tersebut datang dari orang tua mereka sendiri.

Setiap anak memiliki cara belajar yang berbeda-beda. Ada yang lebih suka visual, ada yang auditori, dan ada juga yang kinestetik. Cobalah berbagai metode belajar untuk menemukan cara yang paling cocok untuk anak. Misalnya, selain membaca, Mama bisa menggunakan lagu, video, atau gerakan tangan untuk membantu anak menghafal.

Mama juga bisa belajar dari pengalaman orang lain, baik melalui sharing dengan teman atau melihat cerita orang-orang di YouTube atau media sosial. Dengan variasi ini, anak-anak tidak akan mudah bosan.

Ajak anak mengaji bersama teman

cara mengajar anak mengaji agar tidak bosan, anak mengaji

Mengaji bersama teman bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan dan mengurangi rasa bosan. Mama bisa mengajak anak-anak tetangga untuk mengaji bersama atau mengikuti kelas mengaji kelompok yang biasa dilakukan di rumah atau mesjid. Dengan belajar membaca Al Quran bersama teman-teman sebaya, anak-anak biasanya lebih bersemangat dan antusias.

Berikan contoh yang baik

Anak-anak cenderung meniru apa yang mereka lihat. Jika Mama rutin mengaji dan menunjukkan antusiasme, anak-anak akan termotivasi untuk mengikuti. Jadikan mengaji sebagai aktivitas keluarga yang rutin dilakukan bersama-sama. Dengan begitu, anak-anak akan melihat mengaji sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari.

Berikan pujian dan reward

Siapa sih yang tidak suka dipuji? Anak-anak sangat menyukai pujian, apalagi jika mereka berhasil menghafal huruf atau bacaan baru. Jangan ragu untuk memberikan pujian setiap kali anak menunjukkan kemajuan. Mama juga bisa memberikan reward sederhana, seperti stiker atau waktu bermain tambahan. Ini bisa memotivasi anak untuk terus belajar.

 

Mengajar anak mengaji agar tidak bosan memang memerlukan kesabaran dan kreativitas. Namun, dengan pendekatan tepat, Mama dan Papa bisa menjadikan momen ini sebagai waktu menyenangkan dan penuh makna. Ingatlah bahwa setiap anak memiliki kecepatan belajar yang berbeda, jadi jangan terburu-buru dan teruslah memberikan dukungan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

six × = 42