Mikhayla Shanum Caya. Namanya mungkin terdengar biasa. Bahkan jika MamPap melihat penampilannya, terlihat tak berbeda layaknya anak-anak lain seusianya. Tak ada yang istimewa dari gadis kelahiran 30 september 2014 ini. Tapi, eits! Jangan salah. Kiprah anak perempuan yang biasa disapa Keke ini ternyata luar biasa sebagai atlet skateboard anak. Coba saja googling namanya, ada banyak sekali catatan prestasi yang ditorehkannya di dunia skateboard.
Iya, skateboard. Bukan sekadar bisa bermain, Keke mahir di olahraga yang banyak didominasi anak laki-laki ini. Meski usianya masih terbilang ‘cilik’, ia salah satu yang terbaik di cabang olahraga papan beroda ini.
Masuk Pelatnas di Usia 11 Tahun
“Halo, Keke. Bolehkah ParentSquads mewawancarai Keke?” kurang-lebih seperti itu pesan ParentSquads kepada Keke melalui direct message (DM) di akun Instagram yang dikelola orang tuanya.
“Halo, bisa hubungi ke Mami aku aja di….” begitu balasan hangat Keke. ParentSquads pun segera memanfaatkan peluang ini untuk segera menghubungi Maminya Keke, Anita Aprilia.
Saat ini Keke memang sedang tidak bisa ‘diganggu’. Ia sedang sibuk melatih dirinya di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Badung, Bali. Setidaknya mereka di sana sampai September 2026 ini.
Keke bersama anggota tim nasional (timnas) skateboard lainnya sedang mempersiapkan diri untuk Asian Games 2026 Nagoya, Jepang, yang digelar 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang –juga WST São Paulo Street & Park World Championship 2026 yang akan diselenggarakan di São Paulo, Brasil (1-8 Maret 2026).
Loh, kok, bisa? Bisa, lah. Privillege ini didapatkan Keke berkat kerja kerasnya, terutama setelah berhasil menjadi finalis cabang olahraga (cabor) Skateboard (nomor Park) di Sea Games Thailand 2025 lalu –saat itu hanya dua atlet di cabor ini dari Indonesia yang masuk final, yaitu Keke (peringkat 11) dan Nyimas Bunga Cinta (peringkat 2) yang usianya lebih tua 8 tahun dari Keke.
Belajar Jadi Atlet Skateboard Anak dari Usia 4 Tahun

Kemahiran Keke bermain skateboard tidak datang begitu saja. Ia merintis keahliannya ini sejak usia 4 tahun. Adalah sang ayah, Anthony Adam Caya, yang mengenalkannya pertama kali.
Ketepatan lagi, ayah Keke merupakan pelatih skateboard yang memiliki skateboard lesson (sudah berdiri sejak tahun 2009), juga mantan atlet skateboard profesional Tanah Air.
Berawal dari melihat langsung ayahnya mengajar anak-anak lain, Keke kemudian menjadi ‘murid’ dari ayahnya sendiri. Jadi sudah bisa ditebak, Keke belajar langsung dan menerima bakat murni dari sang ahli.
Bermain skateboard menjadi candu bagi Keke. Terjatuh, keseleo, hingga cedera sana-sini sudah langganan, dan itu tidak mengurungkan niatnya untuk terus berlatih. Keke tidak kapok.
“Alhamdulilah, tetap semangat,” kata Anita. “Karena dia memang suka skateboard,” katanya lagi.
Iya benar, Keke senang sekali bermain skateboard. Ini diakuinya sendiri kepada ParentSquads melalui WhatsApp sang mama. “Senang sekali karena aku main skate dari kecil dan papaku juga dulu atlet skateboard.”
Beruntungnya Keke punya orang tua yang terus mendukungnya. Ayahnya pun tidak hanya memberikan pelatihan skill, tapi juga cara ‘jatuh’ yang yang benar sehingga Keke bisa meminimalisir cedera.
Dari yang awalnya berlatih sesekali saja, Keke jadi punya jadwal latihan tetap beberapa kali dalam seminggu.
Dimulai dari perlombaan skateboard antarkomunitas (Bowl Crooz), Keke mulai berambisi mengikuti kejuaraan-kejuaraan yang lebih tinggi lagi. Ambisinya tidak pernah surut.
Dari yang pulang tanpa medali, hingga kemudian ia bisa naik podium. Bukan sekali dua kali ia mendapat medali, tapi berkali-kali. Mimpinya pun makin tinggi.
Dari yang bukan siapa-siapa, kini Keke dikenal sebagai salah satu pemain skateboard junior terbaik di Asia.
Anita mengatakan, “Keke mulai serius (skateboard) ketika sering memenangkan kompetisi-kompetisi. Dan seiring berjalannya waktu, bakat dan tujuan Keke (bermain skateboard) semakin besar.”
Kalau Keke Sedang Capek…

Jadwal latihan Keke sebelum masuk pelatnas sangat padat. “Seminggu 3-4 kali latihan, biasanya pulang sekolah langsung ke skatepark. Kalau saat pelatnas (latihannya) setiap hari, pagi dan sore.”
Selain latihan skate, Keke yang saat ini duduk di kelas 5 SD di salah satu sekolah swasta di Tangerang ini juga mengikuti les akademik. “Agar tidak tertinggal (pelajaran), karena Keke saat ini sedang pelatnas dan sekolahnya juga online,” kata mamanya.
Meski terbilang masih sangat muda, Keke sama sekali tidak merasa takut tinggal di pelatnas. “Kebetulan ada kakak-kakak (atlet) juga yang ngajak bermain Keke walau gap usianya lumayan jauh,” Anita menjelaskan.
Apa Keke tidak pernah merasa bosan latihan terus? Pernah, kok. Mood Keke tidak selalu bagus saat berlatih skate. Biasanya, kata sang mama, mood Keke menurun saat ia merasa sangat capek.
Namun Anita punya cara jitu untuk mengembalikan mood putrinya itu. “Biasanya saya ajak Keke jalan-jalan agar mood-nya kembali baik.” Kalau ke mal, ada makanan yang wajib banget Keke beli, seperti minuman bubble kesukaannya, steak, dan juga cokelat.
Anita juga punya cara lain untuk mengatasi mood Keke tetap baik. Yakni memfasilitasi Keke dengan hal-hal yang sesuai dengan hobinya, seperti membelikannya alat gambar, alat lukis, alat kreativitas, atau hal lain yang disukainya. Selain itu, sesekali Anita juga mengajak Keke playdate dengan teman-teman sekolahnya di saat libur pelatnas.
Impian Bertanding di Olimpiade

Memang tidak disangkal, waktu bermain Keke bersama teman-teman seusianya sangat kurang. Keke juga mengakui kepada ParentSquads, kalau terkadang ingin bisa merasakan bermain bersama teman-temannya.
“Kalau dibilang masa anak-anaknya terlewatkan, fifty-fifty, ya. Semua harus ada konsekuensinya,” Anita memberikan pendapatnya.
“Tapi aku mau jadi atlet juga,” sambung Keke lagi.
Ya, Keke sudah tahu apa impiannya. Dan di usianya yang sangat dini ini, ia sudah memutuskan tidak membuang waktu sedikitpun untuk menggapai impiannya itu.
Memang apa impian tertinggi Keke? “Selain ingin berprestasi di sekolah, aku juga ingin bisa bertanding di olympic,” katanya.
Wah, semoga apa yang kamu cita-citakan tercapai, ya, Keke.
Berikut ini beberapa penghargaan bergengsi yang diraih Keke:
- Juara 1 PON 2024 (Park Putri)
- Juara 3 Park Piala Ibu Negara 2024
- Juara 2 (Women Park Open), Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) 2022.
- Juara 2 (Women Park Open) Fornas U-15 2023.
- Juara 3, Kejuaraan Nasional Skateboard (NasChamp) 2024.
- Juara 1 (Intermediate Class), Byron Bay Momentum Skate Competition Australia.
- Juara 2 (Rookie Class), Mass Singapore.
- Finalis (Park), Sea Games Thailand 2025
Bagaimana MamPap, bangga ya, melihat makin banyak anak Indonesia yang berprestasi hingga ke dunia internasional. Pastikan si kecil juga dapat dukungan penuh dari Mama dan Papanya untuk mengembangkan bakatnya.










and then