Tumbuh kembang anak seringkali menjadi hal yang bikin para Mama dan Papa overthinking. Apalagi jika membandingkan perkembangan anak lain seusia si kecil, baik itu berat badan, kemampuan motorik atau pun kognitif. Nah, biar para nggak gampang panik atau cemas berlebihan, lebih baik tanya langsung sama ahlinya untuk pantau tumbuh kembang anak yang tepat.
Sudah Sesuaikah Tumbuh Kembang Anak?
Pada Sabtu, 11 Juli 2026, Parentsquads menggelar event Hospital Parenting Class bekerja sama dengan Eka Hospital MT Haryono, bertema “Hempas Overthinking Soal Tumbuh Kembang Si Kecil”.
Para Mama dan Papa yang merupakan komunitas Parentsquads, begitu semangat mendengarkan insight dari narasumber, dr. Gabriella Chandra, SpA, soal tumbuh kembang anak. Melalui talkshow, dokter anak yang akrab disapa dr. Gaby ini menjelaskan masalah yang sering bikin para orang tua overthinking, seperti susah makan yang membuat berat badan si kecil tak kunjung naik. Kalau dalam situasi seperti ini, ia mengingatkan untuk selalu mengintip buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) yang biasanya dibagikan di Posyandu atau Puskesmas atau RS, untuk memantau perkembangan buah hati.
“Memang ya suka panik sendiri lihat anak lain sudah bisa ini itu, lalu kita suka banding-bandingin tuh, apalagi berat badan. Anak lain kayak roti sobek sementara anak kita nggak segemoy itu, padahal kalau mau lebih detail cek saja KIA, lihat grafik berat badan, sesuai garis atau tidak,” kata dr. Gaby.
Menurutnya, penting untuk melakukan perhitungan berat badan dan tinggi anak setiap bulannya dan dicatat di buku KIA tersebut. Hal itu untuk memantau apakah anak telah mencapai pertumbuhan dengan normal atau tidak. Bila ada ketertinggalan bisa dianalisis dengan lebih cepat.
“Pantau perkembangan anak, catat di buku KIA, perlihatkan ke dokter anak saat konsul. Kalau ketinggalan di satu ranah ga perlu panik, lihat buku apa yang ketinggalan, konsul bisa dengan dokter anak atau dokter anak spesialis tumbuh kembang,” ujar dr. Gabbi.
Bagaimana Cara Pantau Tumbuh Kembang Anak?
Tidak sedikit Mama yang curhat di sesi talkshow bersama dr. Gaby soal perkembangan anak-anak mereka. Seperti Mama Ayu dari Depok yang bercerita soal perkembangan kosakata anaknya. “Hal yang paling bikin khawatir, anak saya usia 2 tahun menurut saya perkembangan kosakatanya masih sangat kurang, mungkin mama-mama lain juga punya pengalaman yang mirip, jadi kita bisa sama-sama belajar,” ungkapnya.
Menurut dr.Gaby, ada banyak faktor yang membuat kemampuan berbicara anak tidak optimal. Bisa karena faktor fisik atau bisa juga karena stimulasi yang kurang. Jika Mama merasa sangat khawatir, dianjurkan untuk langsung konsultasi dengan dokter untuk dianalisis dengan optimal.
“Tiap anak akan sangat berbeda kondisinya, dengan pemeriksaaan detail oleh dokter nantinya akan diketahui masalahnya dan diberikan terapi yang paling sesuai,” kata dr. Gaby.
Buku KIA bisa jadi panduan jika dirasa mama khawatir dengan tumbuh kembang anak yang tidak sesuai usianya, karena didalamnya sudah ada informasi detail termasuk grafik berat badan dan tinggi anak. Bila tidak sesuai dan mama merasa ada ‘red flag’ terkait tumbuh kembang buah hati, jangan tunda untuk konsultasi dengan dokter spesialis anak.
Belajar Pijat Anak Bersama Bidan
Hal yang juga sangat menarik di acara ini, Mama dan Papa yang datang mendapat workshop pijat bayi langsung dari salah seorang bidan di Eka Hospital yaitu, Bidan Citra. Anak sebenarnya butuh relaksasi agar tidur lebih nyenyak dan berkualitas, dan hal itu bisa didapatkan dengan memberikan pijatan lembut. Menurut bidan Citra, pijat bayi dan anak yang rutin dilakukan bisa meningkatkan imunitas tubuh, dan memperbaiki peredaran darah dan pernapasan.
“Termasuk juga membantu fungsi pencernaan serta pembuangan bayi lebih optimal, merangsang kenaikan berat badan, juga bikin bayi tidur lebih lelap. Jadi penting nih, buat mama dan papa belajar pijat bayi,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, Bidan Citra mengingatkan untuk memilih minyak pijat yang aman. Ia merekomendasikan virgin coconut oil (VCO) karena alami, tidak terasa panas, tanpa pewangi sintetis dan aman jika tertelan anak. “Pastikan minyak pijat yang digunakan tidak membuat kulit anak menjadi iritasi, hindari yang saat dipakai terasa panas karena bisa memicu ruam, dan kulit bayi akan terasa perih,” kata Bidan Citra.
Untuk memijat anak, ia menyarankan untuk memulainya dari bagian kaki. Bisa dengan gerakan lembut seperti memerah susu pada pangkal paha lalu sampai mata kaki.
Lalu teruskan dengan pijat ILU, yang bisa membantu meredakan kembung pada anak. Caranya, pijat area kiri perut anak seperti menulis huruf “I” dari atas ke area bawah perut. Lalu pijat dengan lembut seperti bentuk huruf “L” mulai dari bagian perut kiri atas, ke area kanan bagian. Terakhir, pijat dengan huruf “U” terbalik.
Belanja di Booth Hingga Tes Kesehatan Gratis
Bukan hanya talkshow yang informatif, di acara ini juga ada booth camilan nikmat hingga tes kesehatan gratis. Untuk jajanan, para Mama yang datang bisa mencicipi Nutrijell rasa baru yaitu kopi. Ada juga donat chewy dari Heavenly Donut. Teksturnya lembutnya dan kenyal, dengan varian rasa pandan dan ubi ungu.
Para Mama juga bisa melakukan tes kesehatan gratis, yaitu pemeriksaan kolesterol, gula darah dan asam urat oleh tim dari Eka Hospital MT Haryono. Tak ketinggalan, ada hospital tour di rumah sakit yang baru saja beroperasi sekitar satu tahun ini.
“Saya tertarik ikutan event ini karena kan saya sedang hamil jadi banyak cari-cari ilmu soal tumbuh kembang anak, narasumbernya juga dokter spesialis anak jadi bisa dapat informasi yang sesuai, ditambah lagi dapat goodie bag seru dan tes kesehatan gratis,” kata Sandra, salah satu Mama dari Jakarta Barat.
Tentunya para mama yang hadir juga mendapat goodie bag yang isinya sangat menarik dari para sponsor acara. Jadi bukan hanya dapat banyak ilmu soal tumbuh kembang anak langsung dari dokter spesialis, para mama juga dimanjakan dengan banyak hadiah dan goodie bag yang disupport oleh Eka Hospital MT Haryono, Yummy Bites, Nutrijell, Sanqua, Gooborong, Nutrifood, Makuku, Oriflame, SakuMini, LocknLock, Heavenly Donut,dan Rabbit Hole.
Buat mama-mama yang tertarik ikutan, jangan sampai ketinggalan acara seru ParentSquads selanjutnya ya!
Partner terpercaya dan teman perjalanan parenting para orang tua agar bisa memberikan keamanan yang anak-anak butuhkan untuk tumbuh dan berkembang, serta mampu mewujudkan impiannya.











and then