Musim Pancaroba Jadi ‘Musuh’ Imunitas, Ini yang Harus Diperhatikan

Belakangan ini, cuaca sering tidak menentu. Pagi hari kita disambut matahari yang sangat terik, namun menjelang siang atau sore, langit tiba-tiba gelap dan hujan deras mengguyur dengan suhu yang merosot tajam. Perubahan cuaca ekstrem ini, yang sering kita sebut sebagai musim pancaroba, bukan sekadar urusan memilih pakaian yang tepat. Sebagai orang tua, kita juga memiliki tantangan besar dalam menjaga kesehatan keluarga, terutama anak-anak.

Saat anak mulai bersin-bersin atau merasa lemas setelah pulang sekolah, tentu kita akan merasa cemas, ya, Ma. Was-was jika imunitas anak jadi menurun hingga akhirnya sakit. Tidak bisa dipungkiri, cuaca ekstrem begitu berpengaruh pada kesehatan. Untuk itu, tugas kitalah sebagai orang tua memastikan benteng pertahanan tubuh anggota keluarga tetap kuat.

Mengapa Musim Pancaroba Menjadi ‘Musuh’ Imunitas?

Perubahan suhu yang drastis memaksa tubuh untuk bekerja ekstra keras melakukan adaptasi. Pada anak-anak, sistem imun mereka belum sekuat orang dewasa, sehingga mereka menjadi kelompok yang paling rentan.

Dokter Gizi dr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K menjelaskan, perubahan cuaca yang drastis di musim pancaroba yang juga dibarengi dengan El Nino, dapat melemahkan imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri.

Kiri ke kanan: Dokter Gizi dr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K, VP of Media Business Alodokter Rendra Irawan Syahwali Putra, Pemerhati gaya hidup dan media sosial Hamidah Rachmayanti, Marketing Manager Susu Tujuh Kurma M. Fransisca dan Marketing Director RTD Milk & Coffee – PT Tirta Fresindo Jaya Jonathan Setiadi.

“Kondisi tubuh yang tidak fit akibat kurang istirahat, stress atau orang dengan penyakit bawaan seperti asma dan alergi sangat rentan terserang penyakit. Beberapa penyakit yang umum di musim pancaroba antara lain influenza dan batuk pilek, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare dan penyakit pencernaan, serta demam berdarah (DBD),” papar dr. Yohan saat ditemui di acara “Awarding & Celebration Alodokter Choice – Susu Steril Tujuh Kurma, Susu Steril Pilihan Alodokter”.

Ia menjelaskan, data global pun  menunjukkan risiko ini kian nyata. Menurut catatan WHO pada 2024, Indonesia mengalami peningkatan signifikan penyakit sensitif iklim, seperti dengue atau demam berdarah. Hal ini sejalan dengan data BMKG yang menunjukkan adanya anomali suhu yang lebih tinggi, yang secara tidak langsung mendukung penyebaran bibit penyakit.

Untuk itulah dr. Yohan Samudra memberikan beberapa tips yang bisa kita praktikan di rumah. Apa saja?

Berikut adalah langkah-langkah preventif yang bisa dilakukan di rumah:

1. Pastikan Istirahat yang Cukup

Tidur bukan hanya soal mengistirahatkan otot, tapi saat itulah tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak dan memproduksi antibodi. Pastikan anak-anak memiliki jadwal tidur yang teratur meski aktivitas sekolah sedang padat.

2. Jaga Kebersihan Lingkungan

Musim hujan yang diselingi panas terik menciptakan genangan air yang menjadi tempat favorit nyamuk Aedes aegypti. Lakukan cek rutin pada pot bunga, talang air, dan tempat penampungan air lainnya.

3. Berikan Nutrisi yang Tepat (Double Khasiat)

Makanan adalah bahan bakar utama sistem imun. Namun, terkadang memberikan makanan sehat menjadi tantangan tersendiri bagi ibu. Salah satu solusi praktis adalah dengan memberikan asupan yang memiliki manfaat ganda, seperti kombinasi susu dan kurma.

Susu sapi dikenal sebagai sumber protein dan kalsium, sementara kurma adalah “superfood” alami yang kaya akan antioksidan. Kombinasi inilah yang ditawarkan oleh Susu Steril Tujuh Kurma untuk mendukung gaya hidup sehat keluarga.

M. Fransisca, Marketing Manager Susu Steril Tujuh Kurma, menjelaskan keunggulan produk ini dalam menjaga kesehatan keluarga. “Sejak pertama kali diperkenalkan, kami berkomitmen menghadirkan produk berkualitas berbahan alami dan asli. Susu Steril Tujuh Kurma dibuat dari susu sapi yang telah melalui proses sterilisasi dan dipadukan dengan buah kurma asli pilihan, sehingga menghadirkan kombinasi nutrisi dengan manfaat double khasiat untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Produk ini juga menjadi satu-satunya susu steril kurma yang mendapatkan centang hijau Pilihan Lebih Sehat dari BPOM,” ujarnya.

Susu dan Kurma Bantu Jaga Imunitas Tubuh

Secara medis, kombinasi dua bahan ini bukan sekadar tren, melainkan didukung oleh kandungan nutrisi yang lengkap. Dr. Yohan Samudra menekankan bahwa asupan seperti susu kurma mengandung karbohidrat, lemak, protein, Vitamin (A, B1, B2, B6, D), Kalium, Kalsium, zat besi, dan antioksidan.

“Gula alami dari kurma dapat memberikan energi instan yang membantu mengurangi rasa lelah dan menjaga tubuh tetap bertenaga. Protein pada susu baik untuk kesehatan tulang. Serat pada kurma membantu memperlancar pencernaan. Sementara multivitamin dan antioksidan berfungsi untuk memperkuat daya tahan tubuh,” jelas dr. Yohan lebih lanjut.

Namun, di tengah banyaknya pilihan produk yang ada di pasaran tentu membuat kita harus lebih teliti. Alodokter, sebagai platform kesehatan terkemuka, memberikan pengakuannya terhadap Susu Steril Tujuh Kurma. Melalui proses verifikasi bersama tim dokter Alodokter, Susu Tujuh Kurma resmi terpilih sebagai produk pilihan Alodokter. Rendra Irawan Syahwali Putra, VP of Media Business Alodokter mengatakan Susu Tujuh Kurma terpilih menjadi pilihan produk Alodokter tentu telah melewati verikasi yg dilakukan oleh dokter.

“Tujuannya juga agar masyarakat lebih mudah tahu bahwa produk ini sudah standard dokter, yang dilihat juga dari berbagai jurnal. kami juga melihat komitmen Susu Kurma ini double manfaat ingin menyehatkan masyarakat.

“Melalui perpaduan susu steril berkualitas dan buah kurma asli, serta statusnya sebagai satu-satunya susu steril kurma yang mendapatkan centang hijau Pilihan Lebih Sehat dari BPOM, Alodokter melihat adanya komitmen dari Susu Steril Tujuh Kurma dalam menghadirkan produk berkualitas yang relevan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh dan mendukung gaya hidup sehat masyarakat Indonesia,” tukasnya.

Hamidah Rachmayanti, seorang ibu sekaligus Momfluencer juga membagikan pengalamannya dalam menerapkan pola hidup sehat. Ia mengatakan sejak pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu, ia semakin memerhatikan imunitas tubuhnya.

“Saya juga sudah mulai menerapkan hal seperti itu, termasuk dengan memilih Susu Steril Tujuh Kurma sebagai asupan sehari-hari. Selain karena menggunakan bahan alami, Susu Steril Tujuh Kurma mengandung banyak nutrisi yang saya rasakan memang bermanfaat untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh. Produk ini juga praktis dan rasanya enak karena manisnya berasal dari kurma asli, dan ada centang hijaunya juga dari BPOM,” ungkap Hamidah.

Ia menambahkan, kebiasaan minum susu kurma sudah ia lakukan sejak lama. Ia pun bercerita, saat hamil kebiasaan ini juga sudah dilakukan, Bagi ibu menyusui, asupan ini juga sangat bermanfaat karena kurma bersifat galactagogue, yang membantu meningkatkan produksi ASI melalui hormon prolaktin. Jadi, dari balita hingga ibu, manfaatnya dapat dirasakan merata. Kalau dulu ia mengolahnya sendiri, saat ini dirinya dipermudah dengan adanya Susu Steril Tujuh Kurma.

Memastikan kesehatan keluarga terjaga dengan baik dengan memerhatikan imunitas memang menjadi salah satu tugas kita sebagai orang tua. Dengan kombinasi istirahat cukup, menjaga kebersihan, dan memberikan asupan bernutrisi tinggi seperti Susu Steril Tujuh Kurma, kita bisa tetap tenang mendampingi tumbuh kembang anak di musim pancaroba sekalipun.

Ingat, kesehatan adalah investasi jangka panjang. Membiasakan anak mengonsumsi asupan yang memiliki label dari BPOM dan mendapat pengakuan dari Alodokter bisa menjadi langkah awal agar keluarga sehat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

÷ three = 1