Sering Alami Bruntusan? Hati-hati, Salah Pilih Deterjen Bisa Jadi Pemicu Masalah Kulit Keluarga!

Sebagai orang tua, kesehatan keluarga adalah prioritas utama. Apa pun kita lakukan, mulai dari teliti memilih asupan makanan, memastikan kebutuhan tidur tercukupi, memastikan sabun mandi yang digunakan anak-anak memiliki pH seimbang, termasuk mencari detergen bebas SLS dan Paraben

Ma, pernah nggak mengapa kita perlu memilih detergen bebas SLS dan Paraben? Faktnya, nih, Ma, salah satu penyebab masalah kulit yang dialami anggota keluarga, seperti bruntusan pada wajah, gatal-gatal di badan, atau kemerahan berasal dari sesuatu yang menempel pada kulit mereka selama 24 jam. Ya, jawabannya adalah pakaian yang dicuci dengan deterjen yang tidak tepat.

Masalah kesehatan kulit seperti infeksi jamur, jerawat, dermatitis, hingga scabies akibat kelembaban tinggi masih sering menghantui masyarakat Indonesia. Masalah seperti ini juga kerap dirasakan perempuan yang menggunakan hijab.

Tak jarang mereka mengeluhkan munculnya bruntusan di area wajah yang tertutup kain, padahal mereka merasa sudah menjaga kebersihan dengan sangat baik. Ternyata, kebersihan lingkungan saja tidak cukup jika kita luput memperhatikan kandungan zat kimia dalam produk pencuci pakaian yang kita gunakan setiap hari. Memilih detergen bebas SLS dan Paraben merupakan hal penting yang perlu dilakukan.

Detergen Bebas SLS dan Paraben untuk Kulit Keluarga yang Sehat

Detergen bebas SLS dan Paraben

Dalam hal ini, dokter Tirta, seorang praktisi kesehatan sekaligus influencer, menjelaskan bahwa banyak masalah kulit muncul karena alergi terhadap zat kimia tertentu dalam deterjen.  “Bruntusan, bisa timbul karena penggunaan detergen yang tak cocok. Sehingga, bruntusan yaitu kemerahan dan gatal-gatal. Ini, biasanya terjadi karena sensitif pada detergen yang mengandung SLS dan Paraben,” ujar dr Tirta.

SLS (Sodium Lauryl Sulfate) dan Paraben adalah dua bahan yang sering ditemukan dalam produk pembersih. Bagi pemilik kulit sensitif, kedua zat ini bisa memicu iritasi hebat. Dr Tirta, yang juga memiliki kulit sangat sensitif, berbagi pengalamannya dalam memilih produk yang aman, detergen bebas SLS dan Paraben. Ia juga menekankan pentingnya bagi setiap orang, baik laki-laki maupun perempuan, untuk memiliki keterampilan mencuci dan memilih produk yang benar.

“Kulit saya sensitif, kalau kena panas bruntusan, dingin bruntusan, ada merek baju bruntusan. Jadi saya memilih detergen Sayang Hijab untuk kulit sensitif. Dan Semua orang harus punya skill mencuci ya, mau cewek atau cewok,” tambahnya.

Pengalaman Ria Ricis: Dari Break Out Hingga Menemukan Solusi

Hal senada juga dirasakan oleh selebriti dan ibu muda, Ria Ricis. Ia sempat mengalami masa sulit saat awal-awal berhijab karena kondisi kulit wajahnya yang mengalami break out parah. Padahal, ia selalu memastikan hijabnya dicuci bersih. “Hijab yang saya pakai padahal sudah dicuci bersih tapi muka bisa break out. Ternyata, pemilihan detergen ini sangat ngaruh,” ungkap Ricis.

Setelah beralih menggunakan deterjen yang tepat, Ricis mengaku tidak lagi mengalami kendala tersebut. Sebagai seorang ibu, ia kini jauh lebih selektif dalam memilih produk rumah tangga agar aman bagi dirinya dan anak-anak.

Ia pun mengingatkan para Mama untuk tidak sembarangan memilih produk pencuci. “Cari produk yang aman saat membersamai anak-anak. Salah satunya, saat mencuci pakaian mereka pakai Detergen Sayang Hijab yang bebas SLS dan Paraben jadi sangat aman untuk kulit,” paparnya.

Komitmen untuk Kesehatan Kulit Keluarga

Menggunakan deterjen yang aman bukan hanya soal estetika kulit, tetapi bentuk kasih sayang nyata bagi keluarga. Pakaian, hijab, hingga handuk adalah benda-benda yang bersentuhan langsung dengan kulit kita sepanjang waktu. Jika residu deterjen yang mengandung bahan kimia keras tertinggal di serat kain, risiko iritasi akan selalu ada.

Deterjen Sayang Hijab hadir sebagai jawaban bagi para ibu yang ingin memastikan pakaian keluarga tidak hanya bersih dan wangi, tetapi juga aman bagi kulit. Dengan formula non-SLS dan tanpa paraben, deterjen ini dirancang khusus untuk melindungi kulit sensitif.

Menurut Brigitta D Pricillia, Brand Manager Deterjen Sayang, edukasi mengenai pentingnya memilih deterjen yang aman terus digalakkan melalui berbagai kampanye sejak tahun 2025. “Kami ingin semua mengerti, bahwa merawat kebersihan adalah bentuk rasa sayang terhadap diri sendiri dan keluarga. Jadi, jangan salah pilih deterjen pilih lah Sayang, Pilihan Aman,” tegasnya.

Tips Memilih Produk Kebersihan Pakaian yang Aman

Bagi Mama yang ingin mulai beralih ke produk yang lebih ramah di kulit, berikut adalah beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan di rumah:

1. Pilih deterjen yang adem di tangan

Deterjen yang terlalu keras biasanya akan memberikan efek panas atau kering saat tangan bersentuhan langsung dengan air cucian.

2. Gunakan teknologi busa salju

Cari deterjen yang memiliki teknologi busa salju. Teknologi ini mampu membersihkan noda secara mendalam dan memberikan keharuman yang tahan lama tanpa perlu menggunakan bahan kimia yang mengiritasi kulit.

3. Cek Label Kandungan

Pastikan deterjen yang Ibu beli bebas dari SLS dan Paraben. Kandungan yang aman seperti pada Deterjen Sayang Hijab sangat direkomendasikan untuk anggota keluarga dengan kulit sensitif atau anak-anak.

4. Tes Kepekaan Kulit

Dr Tirta menyarankan cara mudah untuk mengecek keamanan produk, “Ngeceknya gampang, masukan tangan ke detergen kalau gatal berarti kulit hyper sensitif harus cari detergen yang aman.”

Dengan memilih produk yang tepat, detergen bebas SLS dan Paraben, Mama tidak hanya menjaga kebersihan pakaian, tetapi juga memberikan perlindungan terbaik bagi kesehatan kulit seluruh anggota keluarga tercinta.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighty six + = ninety