Bumil, Hindari 6 Minuman Ini Agar Tidak Membahayakan Janin

minuman yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil, pantangan ibu hamil, ibu hamil menolak minuman

Tahukah Ma, minuman tertentu bisa membahayakan kesehatan janin. Itu sebabnya sangat penting untuk mengetahui minuman yang tidak boleh dikonsumi ibu hamil untuk mencegah risiko yang bisa dialami calon bayi Mama

6 Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil

Hindari minuman-minuman ini selama hamil, dan kenali juga bahayanya bagi janin.

1. Alkohol

Minuman pertama yang wajib dijauhi ibu hamil adalah alkohol. Konsumsi alkohol selama kehamilan sangat berbahaya karena berpotensi menimbulkan kecacatan pada bayi setelah dilahirkan. Salah satu bahayanya adalah terjadi fetal alcohol spectrum disorders (FASDs), yaitu kelainan pada bayi secara fisik, perilaku, hingga masalah belajar nantinya.

Perlu dipahami bahwa tak ada batas ambang aman untuk konsumsi alkohol bagi ibu hamil. Bahkan CDC menyebutkan bahwa konsumsi alkohol selama tiga bulan pertama kehamilan bisa menyebabkan bayi mengalami kelainan pada wajah. 

Bacaan Lainnya

Bayi yang lahir dari ibu yang suka mengonsumsi alkohol juga berpotensi mengalami masalah pertumbuhan (berat badan kurang) dan gangguan sistem saraf pusat. Otak bayi sedang berkembang saat berada dalam kandungan dan bisa terdampak akibat konsumsi alkohol bahkan sebelum hamil.

Jadi, kalau Mama mendambakan bayi sehat dan normal, pastikan menjauhi alkohol selama masa hamil. Tanpa konsumsi alkohol, ibu hamil akan menjalani masa kehamilan dengan lancar dan bayi tumbuh dengan normal sampai dilahirkan.

2. Minuman Berkafein Berlebihan 

minuman yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil, pantangan ibu hamil, kopi untuk ibu hamil

Khusus untuk ibu hamil, konsumsi kafein harus dibatasi meskipun lebih aman kalau dijauhi sementara.

Ambang batas aman untuk konsumsi kafein bagi ibu hamil sekitar 200 mg per hari, atau setara dengan cup kecil berukuran 12 ons. Jumlah lebih dari itu dianggap berlebihan yang bisa berdampak pada naiknya risiko keguguran atau bayi lahir dengan berat badan kurang.

Kafein yang diminum akan melewati plasenta menuju janin dalam kandungan. Nah, Mama harus waspada agar tidak mengonsumsi kafein berlebihan sebab bisa menimbulkan komplikasi, salah satunya kelahiran prematur yang tak diinginkan.

Dampak lain kafein bagi ibu hamil bisa juga berupa gelisah, mual, gangguan pencernaan, hingga sulit tidur sementara ibu hamil harus beristirahat dengan cukup.

3. Susu Segar Tanpa Pasteurisasi

Pasteurisasi berfungsi membunuh bakteri berbahaya yang biasanya terdapat dalam susu segar, seperti Campylobacter, E. coli, Salmonella, dan Listeria. Demi menjaga agar bayi dan bumil tetap sehat, pastikan Mama hanya mengonsumsi susu berpasteurisasi selama kehamilan.

4. Jus Peras Langsung

Jus peras atau jus segar juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil, terutama yang dijual di gerai khusus jus segar atau restoran. Hal ini karena kita kita tidak bisa memastikan kebersihan buah serta alat pembuat jusnya. Jus tersebut bisa saja mengandung bakteri E. Coli dan bakteri lain yang bisa menyebabkan keracunan makanan. 

Jika ingin minum jus peras segar, sebaiknya buatlah sendiri di rumah. Jauh lebih aman karena buah bisa dicuci bersih dahulu sebelum dijus.

5. Teh Herbal

Mengonsumi minuman herbal mungkin terdengar ideal dan menenangkan. Bau rempah atau aroma khas bahan herbal bisa menciptakan mood tersendiri bagi ibu hamil yang mungkin kerap didera mual muntah. 

Namun ingat, ada teh herbal yang mengandung zat-zat yang tidak direkomendasikan bagi ibu hamil. Alasannya, bahan-bahan itu berpotensi merangsang kontraksi rahim atau menyebabkan dampak-dampak buruk lainnya. 

Solusinya, setiap akan mengonsumsi minuman herbal, Mama perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan atau pakar nutrisi agar tidak sampai terjadi hal-hal tak diinginkan, termasuk akibat teh herbal.

6. Minuman Tinggi Gula dan Bersoda 

minuman yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil, pantangan ibu hamil, soda untuk ibu hamil

Asupan gula yang tinggi bisa berdampak pada meningkatnya risiko diabetes gestasional dan naiknya berat badan secara berlebihan selama kehamilan. Diabetes gestasional adalah kondisi diabetes yang muncul pada ibu hamil, terutama pada trimester kedua atau ketiga. Jika dibiarkan, jangan heran jika terjadi komplikasi berbahaya, baik bagi ibu maupun bayi dalam kandungan.

Maka penting sekali bagi Mama untuk selalu mendiskusikan pilihan menu dan pola makan dengan dokter terkait atau pakar yang relevan, termasuk dalam hal konsumsi minuman dengan kandungan gula yang tinggi. 

Begitu juga dengan minuman bersoda, kandungan gula dan kalorinya cukup tinggi, belum lagi dengan pemanis buatan yang tak kalah berbahaya. Dampak negatifnya bisa diduga, selain diabetes juga meningkatnya berat badan. Jadi, sebaiknya perbanyak konsumsi air putih atau minuman dengan gula rendah demi kehamilan yang sehat.

 

Yang perlu Mama ingat, dari semua pantangan minuman yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil ini adalah demi kesehatan bayi dalam kandungan. Pilihan bijak ada di tangan Mama. Setiap keputusan yang diambil harus teliti dan penuh pertimbangan. Memilih minuman yang baik atau buruk tak boleh sembarangan sebab kekuatan janin tak bisa disamakan. Pilih gaya hidup sehat dan patuhi anjuran dokter. Semangat menjalani kehamilan yang sehat, ya!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× one = seven