Anak Stres Saat Mau Sekolah? Kenali 5 Penyebab dan Cara Menanganinya

anak stres saat mau sekolah
Foto; Odua Images

Buat MamPap yang kerap melihat anak cemas bahkan sampai menolak berangkat ke sekolah pasti bikin hati ikut galau, ya? Pasti bertanya-tanya, apa ada yang salah ya? Ternyata, penyebab anak stres saat mau sekolah bisa bermacam-macam dan sering kali berhubungan dengan kondisi emosional yang mereka alami. 

5 Hal Penyebab Anak Stres Saat Mau Sekolah

Masalah seperti bullying atau tekanan akademik bisa jadi penyebab anak stres saat mau sekolah. Agar MamPap tidak ikut stres dan anak tetap semangat bersekolah dengan nyaman, yuk kita kenali penyebab-penyebab lainnya supaya bisa dihindari.

1. Kecemasan Berpisah dengan Orang Tua

Salah satu penyebab anak stres saat mau sekolah, terutama di usia daycare dan TK, adalah kecemasan berpisah dengan orang tua. Jadi anak biasanya akan merasa takut dan sedih saat harus berpisah dari MamPap. Ini wajar sih, karena pada usia ini, anak belum sepenuhnya paham bahwa Mama pasti akan kembali menjemput. Rasa kehilangan sesaat itu bisa membuat anak rewel, menangis, atau bahkan menolak masuk ke ruang kelas.

Tapi kalau dibiarkan, kecemasan ini bisa berlarut-larut dan membuat pengalaman sekolah jadi menakutkan untuk anak. MamPap perlu membantu anak dengan cara sederhana, seperti membiasakan momen perpisahan lewat permainan cilukba atau membawa benda kesayangan anak ke sekolah sebagai teman sementara.

Read More

2. Lingkungan Baru yang Membingungkan

Bertemu guru baru, teman baru, dan rutinitas baru bisa jadi salah satu penyebab anak stres saat mau sekolah. Anak pra-sekolah, misalnya, mungkin belum memahami apa itu konsep sekolah dan merasa takut terhadap sesuatu yang asing. Ketidakpastian ini menimbulkan rasa tidak nyaman dan kecemasan.

Supaya anak lebih siap, MamPap bisa mengajaknya berkunjung ke sekolah sebelum hari pertama tiba. Kenalkan anak pada ruang kelas, toilet, taman bermain, bahkan guru-gurunya agar suasana terasa lebih familiar saat benar-benar mulai bersekolah.

3. Tekanan Akademik yang Terlalu Berat

Saat masuk SD, pasti tekanan belajar mulai terasa. PR yang menumpuk, ujian, atau tuntutan prestasi bisa menjadi penyebab anak stres saat mau sekolah. Tidak semua anak siap menghadapi ekspektasi akademik tinggi sejak dini, lho, Mama Papa.

Terlalu membebani anak justru bisa membuat mereka takut gagal. Daripada fokus hanya pada nilai, lebih baik bantu anak menikmati proses belajarnya. Puji usahanya, bukan hanya hasil akhirnya, agar anak tetap percaya diri.

4. Masalah Sosial atau Bullying

Bullying di sekolah sayangnya masih banyak terjadi dan jadi penyebab anak stres saat mau sekolah yang sangat serius. Anak mungkin merasa takut karena pengalaman diejek, diintimidasi, atau dikucilkan oleh teman sekelas. Tanda-tanda seperti sakit perut mendadak, menghindari berbicara tentang sekolah, atau perubahan suasana hati perlu MamPap waspadai.

Penting untuk menciptakan komunikasi di rumah. Tanyakan secara rutin mengobrol tentang teman-temannya di sekolah, kegiatan apa saja selama di sekolah dan jangan lupa berikan anak ruang aman untuk bercerita tanpa takut dihakimi.

5. Masalah di Lingkungan Rumah

Perceraian, pindah rumah, lahirnya adik baru, atau bahkan kematian hewan peliharaan bisa menjadi penyebab anak stres saat mau sekolah. Perubahan besar di lingkungan rumah membuat anak merasa tidak aman, dan ketidakpastian itu bisa terbawa sampai ke sekolah.

MamPap perlu ekstra sabar dan mendampingi anak melewati masa transisi ini. Pastikan anak tahu bahwa meskipun banyak hal berubah, cinta dan perhatian untuknya tetap tidak berubah.

Cara Mengatasi Anak Stres Saat Mau Sekolah Sesuai Usia

anak stres saat anak mau sekolah, anak tidak mau sekolah

Agar tahu cara mengatasi penyebab anak stres saat mau sekolah, maka harus disesuaikan dengan usia dan tahapan perkembangan anak ya. Berikut cara-caranya mulai dari daycare, TK dan SD!

Anak Daycare

Untuk anak daycare yang mengalami kecemasan berpisah dan ditinggal orang tua, ternyata persiapan mental adalah kunci utama. Biasakan perpisahan lewat permainan sederhana seperti cilukba atau titipkan anak sebentar ke kerabat agar terbiasa tidak selalu bersama Mama Papa. Saat mengantar ke daycare, buat salam perpisahan singkat, penuh kasih, dan jangan pernah menghilang diam-diam karena itu bisa membuat anak merasa dikhianati.

Membawa benda kesayangan seperti boneka atau selimut ke daycare juga bisa membantu memberikan rasa aman. Ingatkan anak bahwa Mama Papa pasti akan kembali menjemputnya.

Anak TK

Untuk anak usia TK biasanya butuh pengenalan suasana baru yang lebih konkret. Ajak anak melihat sekolah sebelum masuk, perkenalkan siapa gurunya, dan ajak bermain pura-pura bersekolah di rumah. Ini membantu anak merasa lebih familiar dan mengurangi rasa takut.

Saat hari pertama sekolah, boleh kok MamPap menemani anak sebentar di depan kelas, lalu pamit dengan jelas dan penuh semangat. Memberi anak benda kecil seperti foto keluarga di tasnya juga bisa jadi jimat kecil untuk membuatnya tenang. Jangan lupa berkenalan dengan guru kelas, agar MamPap mudah memonitor dan bertanya kegiatan anak.

Anak SD

Pada anak usia SD mungkin lebih banyak mengalami stres karena tekanan akademik atau masalah sosial. Tak bisa dipungkiri, pelajaran anak SD itu sangat banyak. MamPap perlu rajin berdiskusi tentang kesehariannya di sekolah. Tanyakan dengan ringan dan rutin tentang teman, pelajaran, atau hal apa pun yang ia alami.

Jika anak menunjukkan tanda-tanda stres berlebih, seperti sakit fisik tanpa sebab atau ketakutan ekstrem, jangan ragu untuk konsultasi ke guru atau psikolog anak. Dengan dukungan yang tepat, penyebab anak stres saat mau sekolah bisa diatasi dan anak kembali semangat belajar.

Itu tadi beberapa penyebab dan cara mengatasi anak yang tidak mau sekolah sesuai usianya. Semoga bisa membantu MamPap makin memahami karakter anak dan membuatnya semakin semangat bersekolah. Yuk, terus dampingi si kecil dengan penuh kasih supaya pengalaman sekolah jadi sesuatu yang menyenangkan!

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty nine − 28 =