Aturan Feng Shui Kamar Anak, Posisi Tempat Tidur dan Pilihan Warna yang Baik

feng shui kamar anak

Menata kamar anak bukan sekadar soal estetika atau kerapian, tetapi juga tentang menciptakan ruang yang membuat mereka merasa aman, nyaman, dan mudah beristirahat. Dalam prinsip feng shui kamar anak, tata letak furnitur hingga pemilihan warna dipercaya dapat memengaruhi kualitas tidur, suasana hati, bahkan konsentrasi anak. 

Namun tanpa disadari, masih banyak orang tua yang melakukan kesalahan penataan kamar yang justru mengganggu energi dan kenyamanan anak. Yuk, kita bahas bagaimana posisi tempat tidur yang ideal, rekomendasi warna kamar menurut feng shui dan psikologi, serta kesalahan-kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.

Menerapkan Feng Shui di Kamar Anak

Mendengar kata “feng shui kamar anak”, hal pertama yang terlintas di benak adalah menata ulang furnitur agar menghadap ke arah tertentu, tetapi sebenarnya, feng shui lebih dari itu.

Feng Shui bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang menenangkan namun menginspirasi, dengan mempertimbangkan bagaimana ruang digunakan dan bagaimana energi dapat mengalir melaluinya. 

Read More

Sekali lagi, ‘energi’ mungkin terdengar agak abstrak, tetapi pikirkan tentang garis pandang, bagaimana Anda dan keluarga bergerak dan berinteraksi dengan objek, dan bagaimana warna memengaruhi suasana hati di keluarga Anda.

Untuk menciptakan feng shui yang baik, semuanya membutuhkan tujuan. Dengan mempertimbangkan secara cermat apa yang Anda tempatkan dan di mana Anda menempatkannya akan menciptakan rumah yang rapi sesuai dengan temperamen, kepribadian, dan selera gaya alami keluarga Anda.

Semua ide Feng Shui dapat diterapkan pada kamar anak, meskipun ada beberapa pertimbangan khusus dari berbagai faktor, seperti keamanan dan kenyamanan anak. 

Ada beberapa aturan umum tentang cara menerapkan Feng Shui yang baik di kamar anak, di antaranya sebagai berikut. 

Posisi Tempat Tidur Anak yang Bikin Tidur Lebih Nyenyak

1. Hindari Tempat Tidur Menghadap Pintu

Dalam ilmu feng shui, lokasi tempat tidur merupakan perhatian utama, terlebih lagi untuk kamar tidur anak-anak. Para ahli menyarankan untuk tidak meletakkan tempat tidur di depan pintu, lorong, dekat kamar mandi, cermin, atau lemari pakaian. 

Namun seringkali, mengingat tata letak ruangan dan keterbatasan ruang, terkadang mustahil untuk mematuhi aturan ini. Jika demikian halnya di rumah Anda, feng shui merekomendasikan untuk meletakkan sekat atau panel yang dapat dipindahkan, atau tirai di antara tempat tidur dan pintu, atau di tengahnya untuk mencegah aliran energi yang tidak stabil.

2. Hindari Tempat Tidur di Bawah Jendela

Aturan feng shui lainnya untuk kamar tidur anak-anak adalah tidak meletakkan tempat tidur di bawah jendela. Arus udara dapat mengganggu keseimbangan ketika anak beristirahat dan, seperti yang telah kami sebutkan, tidur nyenyak harus menjadi tujuan utama desain kamar anak-anak. Penempatan ini juga mengurangi rasa aman anak. 

2. Hindari Tempat Tidur di Bawah Langit-langit yang Miring

Berhati-hatilah juga dengan ruangan yang memiliki langit-langit miring atau balok yang terbuka. Jika salah satu dari keduanya berada di atas tempat tidur, energi yang ditimbulkannya bersifat menekan dan menciptakan stagnasi energi yang tidak dapat dihilangkan kecuali penataan furnitur diubah.

3. Rak atau Barang Lain di Atas Tempat Tidur

Meskipun Anda menyukai tampilan rak di atas tempat tidur dan kenyamanan memiliki penyimpanan untuk barang-barang penting yang mudah dijangkau, hal itu tidak disarankan untuk kamar tidur anak-anak. 

Menurut para ahli feng shui, menempatkan rak atau barang lain di atas tempat tidur anak-anak menghasilkan energi negatif, atau sha-chi. Ini karena barang apa pun yang digantung di atas tempat mereka tidur melambangkan beban atau tekanan yang tidak perlu pada usia mereka. Dalam hal keselamatan, hal itu juga berpotensi bahaya jika ada gempa bumi atau peristiwa lainnya.

4. Biarkan Ruang di Bawah Tempat Tidur Kosong

Pilihlah rangka atau dipan tempat tidur tanpa ruang penyimpanan di bawahnya. Untuk menciptakan feng shui yang baik, Anda perlu membiarkan energi (Chi) mengalir bebas di sekitar Anda. Dengan meninggikan tempat tidur dan menjaga ruang di bawah tempat tidur tetap kosong dan bersih, energi Chi dapat mengalir bebas, meningkatkan kondisi istirahat anak. 

5. Tetap Jaga Keamanan Tempat Tidur Anak

Feng Shui tradisional biasanya akan membuat tempat tidur dapat diakses dari kedua sisi, sehingga energi (Chi) dapat mengalir bebas di sekitarnya. Namun, secara umum tempat tidur yang mepet pada dinding yang kokoh bisa membantu anak-anak merasa aman, yang biasanya ini dianggap lebih penting.

Warna Kamar Anak Menurut Fengshui & Psikologi Warna

feng shui kamar anak, desain kamar anak

Setiap warna membawa frekuensi uniknya sendiri dan dapat memengaruhi setiap individu dengan cara yang unik. 

Anak-anak sangat sensitif terhadap energi. Yang perlu MamPap ketahui adalah energi elemen  apa yang mendefinisikan anak MamPap. Bagaimana Anda dapat memelihara energi tersebut di kamarnya agar ia merasa nyaman dan diperhatikan.

MamPap dapat menemukan elemen-elemen tersebut menggunakan tanggal lahir anak, maka akan diketahui  elemen mana yang dimilikinya. Kemudian MamPap juga perlu memahami elemen apa yang bisa melemahkan energinya. Misalnya, jika anak Anda termasuk dalam elemen logam, kamar tidur berwarna biru bisa melemahkan energi primernya. Pengetahuan tentang bagaimana elemen-elemen tersebut berinteraksi satu sama lain juga sangat penting.

Jadi, saat memilih tema warna untuk kamar tidur anak, pilihlah warna elemennya sendiri atau elemen yang akan memeliharanya. 

Jika elemen utama anak adalah:

  • Air: Gunakan warna putih atau warna metalik. Hindari terlalu banyak warna biru di kamar tidur karena warna biru pada elemen air dapat menyebabkan depresi. 
  • Logam: Putih dingin/abu-abu murni. Gunakan juga aksen emas dan perak, putih pucat, krem ​​beige, dan cokelat. 
  • Kayu: Hijau. Hijau pastel lebih disarankan daripada menggunakan hijau tua. 
  • Api: Merah muda atau kuning muda, dan hijau. Jangan menggunakan warna merah terang menyala.
  • Bumi: Putih pucat atau warna krem Beige, atau cokelat. Warna api hanya digunakan sebagai aksen.

Hindari warna merah di kamar tidur anak. Merah adalah warna yang sangat aktif dan anak sudah memiliki banyak energi yang bergejolak di dalam dirinya. Jadi, jangan menambahkan warna energi aktif, tetapi seimbangkan dengan banyak warna yin yang lebih kalem. 

Jika dilihat menurut karakter si kecil, Anda bisa menggunakan warna-warna berikut: 

  • Jika anak pemalu dan pendiam, gunakan warna dinding yang lebih cerah dan hangat seperti kuning, merah muda, atau hijau.
  • Jika anak hiperaktif dan kesulitan tidur, warna yang lebih terang dan dingin adalah pilihan yang lebih baik seperti biru muda yang hangat, hijau lembut, merah muda sangat muda, atau ungu muda.
  • Untuk anak dengan ADHD, hindari menggunakan skema warna yang terlalu cerah atau kontras. Bagi anak-anak dengan ADHD, penting untuk tidak membuat mereka overstimulasi. Oleh karena itu,  pastikan agar semuanya tetap sederhana, bersih, dan luas. 

Kesalahan Fengshui Kamar Anak yang Sering Tak Disadari Orang Tua

Banyak orang tua dengan cermat mendekorasi kamar anak-anak mereka, tetapi tanpa sengaja ternyata menciptakan ketidakseimbangan energi menurut prinsip fengshui kamar anak. 

Berikut detail-detail yang sering diabaikan ini untuk membantu menciptakan ruang yang nyaman dan harmonis, untuk mendukung pertumbuhan si Kecil.

1. Hindari Warna Dinding dengan Pola yang Terlalu Ramai

Dinding kamar tidur anak bisa menjadi ‘kanvas’ untuk imajinasi mereka, tetapi pola yang terlalu ramai dapat mengganggu aliran energi ruangan. Ilmu feng shui tradisional menyarankan, dekorasi dinding kamar anak harus elegan, bukan mencolok, dan tidak berlebihan.

Hindari wallpaper dengan pola yang terlalu menstimulasi anak, karena ini dapat menyebabkan kegelisahan dan kesulitan berkonsentrasi. Hindari juga gambar hewan yang aneh atau menakutkan di wallpaper dinding kamar, karena feng shui mengajarkan bahwa bentuk mewujudkan citra yang mengganggu dan dapat memengaruhi pola perilaku secara negatif.

Dari perspektif modern, stimulasi visual yang berlebihan memang berdampak pada perkembangan neurologis anak. 

Pilihlah warna-warna lembut dan solid sebagai gantinya. Jika Anda ingin menambahkan elemen yang menyenangkan, sertakan aksen kecil dengan simbolisme positif, seperti pagoda kecil atau simpul keberuntungan yang memperindah lingkungan tanpa mengganggu stabilitas energi.

2. Pemilihan Bahan Lantai

Hindari karpet tebal di kamar anak-anak, karena menurut feng shui, karpet tebal dianggap menyimpan energi lembap dan stagnan. Selain itu, karpet tebal sulit dibersihkan secara menyeluruh dan dapat menjadi tempat berkembang biak tungau debu yang memicu masalah pernapasan seperti bronkitis.

Lantai kayu solid adalah pilihan yang sangat baik, karena bahan elemen kayu melambangkan pertumbuhan dan perkembangan, sangat cocok untuk kamar anak. Jika khawatir dengan lantai yang dingin, gunakan karpet katun atau rami yang dapat dicuci yang memberikan kehangatan, sekaligus menjaga kebersihan. 

Dalam feng shui, ketika energi tanah mengalir bebas, vitalitas berkembang. Menjaga lantai tetap bersih dan kering menciptakan lingkungan hidup yang lebih sehat.

2. Perangkat Elektronik dalam Kamar

Dalam hal kamar tidur anak, aturan feng shui yang juga perlu diingat adalah perangkat elektronik. Singkatnya, perangkat elektronik dianggap sangat berbahaya bagi perkembangan, dapat mencegah anak mendapatkan cukup tidur, dan juga menghasilkan penyumbatan energi.

Perangkat elektronik dapat mengganggu waktu tidur anak dan dapat memengaruhi fungsi dasar tertentu, terutama yang berkaitan dengan pembelajaran.

Benda-benda seperti televisi, video game, speaker, lampu LED, tablet, telepon seluler, dan komputer sebaiknya dijauhkan dari kamar anak-anak. 

Ada beberapa pengecualian yang dapat dibuat, seperti monitor bayi, lampu tidur, dan lampu yang memproyeksikan bintang atau pola lain di langit-langit. Jika m3.enempatkan salah satu perangkat ini di kamar tidur anak, perangkat tersebut hanya boleh digunakan jika diperlukan, proyeksi cahayanya tidak boleh terlalu terang, dan konsultasikan dengan dokter anak Anda jika Anda ragu. 

3. Akuarium di Kamar

Meletakkan akuarium di kamar tidur anak karena air dan gerakan ikan bisa terlalu mendominasi ruangan. 

4. Tempat Tidur Bertingkat

Hal ini mungkin terlihat umum dilakukan. Namun dalam ilmu feng shui, menggunakan tempat tidur bertingkat untuk anak-anak di kamar tidur yang sama sangat dihindari karena tekanan dapat menjadi masalah bagi anak yang tidur di bawah. 

Pilihlah tempat tidur kembar dengan sandaran kepala yang kokoh dan sudut yang membulat sebagai gantinya.

5. Terlalu Banyak Barang Tanpa Penyimpanan

Terlalu banyak barang di ruangan juga harus dihindari karena memengaruhi anak. Sediakan banyak ruang penyimpanan untuk barang-barang yang berserakan. 

feng

Menyimpan terlalu banyak buku di kamar tidur, apalagi dalam tumpukan buku, atau memajangnya di lemari terbuka ternyata juga tidak disarankan karena terlalu bersifat Yang.

Secara umum, aturan dasar feng shui untuk kamar tidur anak sangat sederhana. 

Hal utama adalah selalu memikirkan kenyamanan mereka dan menciptakan ruang tempat mereka dapat beristirahat. 

Ruang mereka harus bersih, terang, bebas dari energi negatif, dan tetap rapi. Ini akan membantu memastikan ruang tempat tinggal yang sehat, sehingga anak-anak akan tumbuh harmonis dan seimbang dengan ruang yang mereka huni.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

÷ 2 = two