Bukan Cepat Tinggi! Ini Risiko Anak Minum Susu 2 Liter Sehari

minum susu 2 liter setiap hari
Foto: Yamasan/Getty Images

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Ir. Dadan Hindayana mengatakan, kedua anak laki-lakinya bisa tinggi karena rutin minum susu 2 liter setiap hari sejak kecil. Untuk diketahui, tinggi badan kedua anak Dadan itu masing-masing adalah 181 cm dan 185 cm.

“Jadi tinggi badan bukan cuma masalah genetik, tapi juga asupan gizi yang cukup dan seimbang,” kata Dadan di sela-sela peluncuran pembangunan 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bangkalan, Jawa Timur, Senin (26/5/2025).

“Jadi tulangnya besar-besar, dan makanya tubuhnya tinggi. Jadi tinggi badan tidak hanya masalah genetik, tapi juga makanan,” tambah Dadan lagi.

Pernyataan Dadan itu sontak menuai protes dari kalangan dokter, khususnya dokter anak. Menurut mereka, yang salah bukan susunya, melainkan porsi susu yang disebutkan Dadan sebanyak 2 liter per hari. 

Read More

Pernyataan Dadan dianggap bisa menyesatkan. Pasalnya, porsi susu yang disebutkan Dadan tidak sesuai dengan apa yang direkomendasi World Health Organization (WHO) dan lembaga kesehatan lainnya. Selain itu, minum susu berlebihan justru bisa mengganggu tumbuh kembang anak. 

Kapan Anak Bisa Minum Susu Sapi?

Sebelum membahas takaran susu untuk anak, mari bahas kapan anak bisa mengonsumsi susu sapi

Selama 6 bulan pertama kehidupannya, anak hanya disarankan mengonsumsi ASI secara eksklusif. Setelah itu, National Health Service  menjelaskan, ASI bisa dilanjutkan hingga usia bayi 2 tahun bersamaan dengan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). 

Khusus untuk susu formula berbahan dasar susu sapi sebaiknya dikenalkan setelah anak merayakan tahun pertamanya (usia 12 bulan). 

Sebenarnya susu sapi boleh saja ditambahkan ke dalam MPASI, asal tidak diberikan sebagai minuman utama bayi. Itu karena susu sapi tidak mengandung keseimbangan nutrisi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan bayi.

Nanti setelah usia anak 12 bulan, susu sapi murni baru boleh diberikan. 

Takaran Susu yang Tepat

minum susu 2 liter per hari, takaran susu sapi
Foto: Boarding1Now/Getty Images

Ada banyak versi mengenai takaran susu yang tepat untuk anak, dan porsinya pun menyesuaikan usia anak. Namun meski berbeda, yang pasti jumlahnya jauh sekali dari angka 2 liter. 

Seperti yang disampaikan National Health Service (NHS), anak usia 2 tahun disarankan mengonsumsi susu setidaknya 350 ml (12 ons) atau 2 porsi makanan yang terbuat dari olahan susu, seperti keju, yoghurt, atau fromage frais.  

Sementara Departemen Pertanian Amerika Serikat (United State Department of Agriculture/USDA) menjelaskan, susu yang dibutuhkan anak-anak setiap hari adalah sebagai berikut: 

  • 1 ⅔-2 cangkir untuk balita di bawah 2 tahun. 
  • 2-2 ½ cangkir untuk anak usia 2-8 tahun. 
  • 3 cangkir untuk anak dan remaja usia 9-18 tahun. 

Menambahkan dari Alodokter, anak usia 2–5 tahun disarankan minum susu sebanyak 550 ml atau setidaknya 2–2,5 gelas setiap hari.

Takaran di atas kurang lebih sama seperti yang disampaikan dokter spesialis anak Dr. dr. Meta Hanindita Sp.A (K).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Meta Hanindita (@metahanindita)

“Di atas 1 tahun, susu direkomendasikan maksimal 500 ml per hari, walaupun ada literatur yang membolehkan hingga 720 ml per hari,” terang dr. Meta dalam unggahan slide-nya di akun Instagram @metahanindita, Rabu (28/5). 

Benarkah Susu Bikin Tinggi? 

Secara langsung kepada ParentSquads, dr. Meta juga menjelaskan bahwa tinggi badan anak dipengaruhi oleh banyak faktor. Di antaranya: 

  1. Nutrisi lengkap dan seimbang sesuai usia
  2. Stimulasi berupa aktivitas fisik sesuai usia
  3. Durasi tidur yang cukup, tidak tidur terlalu malam
  4. Status imunisasi lengkap untuk menjaga kesehatan secara umum
  5. Hormonal
  6. Genetik
  7. Dan masih banyak lagi. 

Untuk nutrisinya lengkap atau adekuat harus mengandung karbohidrat, lemak, protein, terutama protein hewani, yang diberikan seimbang sesuai dengan kebutuhan usia si Kecil. Dan susu, menurut dr. Meta, merupakan salah satu sumber protein hewani yang baik. 

Banyak alasan yang menyebutkan protein hewani penting dalam pembentukan tinggi badan anak. Salah satunya adalah penelitian yang menyebutkan bahwa kadar asam amino esensial (AAE) pada anak stunting jauh lebih rendah dibandingkan yang tidak stunting

Sementara itu, sumber AAE yang berkualitas tinggi dan paling lengkap ada pada sumber protein hewani. Itu artinya, sehari-harinya anak-anak perlu mendapatkan asupan protein hewani, baik dari makanan juga minuman. 

Berdasarkan skor DIAAS (Digestible Indispensable Amino Acid Score), kualitas AAE paling tinggi terdapat pada susu. Berikutnya ada telur, daging sapi, dan daging ayam. 

Dari sini Anda jadi lebih tahu bahwa benar jika dikatakan susu turut berperan dalam meningkatkan tinggi badan anak. 

Minum Susu 2 Liter Setiap Hari: Baik atau Buruk? 

minum susu 2 liter setiap hari, anak minum susu
Foto: LP7/Getty Images Signature

Menyoal pernyataan Dadan, dr. Miza Afrizal Azwir, Sp.A, Bmedsci.Mkes sangat menyayangkan ketua BGN tersebut tidak menjelaskan apa jenis susu yang dikonsumsi kedua anak laki-lakinya. 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Miza Afrizal (@mizaafrizal)

“Tapi mari kita nggak usah bahas itu lah. Sekarang mari kita bahas skenario yang paling masuk akal dan umum yang bisa terjadi di masyarakat,” katanya dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya @mizaafrizal, Rabu (28/5/2025). 

Dr. Miza mengajak follower-nya membayangkan, apa yang terjadi jika seorang anak minum susu 2 liter per hari.  

Menurut dr. Miza, kapasitas lambung anak-anak itu bervariasi antara sekitar 500-1.000 mililiter. “Nah, kalau minum susu 2 liter per hari, cobalah kita bagi (2 liter) dalam 3 bagian per hari, berarti per minumnya anak butuh konsumsi susu sekitar 660 mililiter, kan,” terang dr. Miza. 

Lalu, “Kalau sekali masuk aja udah segitu banyaknya, makanan yang lain mau ditaruh di mana?” tanya dr. Mizamenggenapi rasa penasarannya. 

Dr. Miza juga menjelaskan bahwa secara keseluruhan nutrisi yang terkandung pada susu sapi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan tinggi badan anak. Ia menjelaskan dengan menjabarkan kandungan nutrisi yang terkandung dalam susu 2 liter beserta perkiraan jumlahnya. Yakni: 

  • 68 gram protein
  • 48 gram lemak
  • 96 gram gula laktosa atau karbohidrat
  • Hampir tidak ada zat besi, zinc, serat, vitamin C, beberapa jenis vitamin lainnya serta asam amino esensial

“Soal protein 68 gram itu kelihatannya (seperti) cukup ya buat anak. Tapi perlu diketahui bahwa protein dalam susu sapi itu mayoritasnya adalah Kasein (Casein). Dan kasein itu secara biologis memang dirancang untuk pertumbuhan yang optimal untuk anak sapi. Sementara kebutuhan untuk pertumbuhan anak manusia jauh lebih kompleks, butuh protein yang lebih bervariasi, seperti Leusin, Lisin, Histidin, dan juga asam amino esensial lainnya yang secara spesifik dibutuhkan untuk stimulasi pertumbuhan dan produksi IGF-1 atau Insulin-Like Growth Factor 1,” jelas dr. Miza dengan tegas. 

IGF-1 merupakan hormon yang penting dalam pembentukan massa tulang dan juga massa otot buat manusia. 

Satu hal penting lainnya yang sering dilupakan kata dr. Miza adalah, kelebihan kalsium dari susu itu bisa mengganggu penyerapan zat besi, zinc dan mikronutrien lainnya di usus. 

“Jadi anak minum susu 2 liter per hari itu bukan strategi untuk tumbuh tinggi yang optimal tentunya, tapi merupakan cara cepat untuk dapat anemia,” tutup dr. Miza dalam videonya. 

Menambahkan dari dr. Meta, berikut ini dampak buruk minum susu 2 liter lainnya:

  • Anemia defisiensi besi
  • Enteropati (gangguan penyerapan)
  • Gangguan keterampilan makan
  • Gangguan pertumbuhan
  • Obesitas
  • Defisiensi mikronutrien

Tips Pemberian Susu Sapi yang Tepat untuk Anak

Berikut ini beberapa tips dari berbagai sumber yang perlu diperhatikan saat memberikan susu untuk si Kecil:

  • ASI adalah satu-satunya makanan atau minuman yang dibutuhkan bayi selama 6 bulan pertama kehidupannya.
  • Setelah 6 bulan pemberian ASI bisa terus dilanjutkan sambil mengenalkan makanan pendamping ASI (MPASI) pada bayi.
  • Susu formula (sufor) diberikan pertama kali setelah usia bayi 12 bulan –pemberian ASI diusahakan jangan dihentikan. 
  • Pilih sufor yang terbuat dari susu sapi murni atau semi-skim yang dipasteurisasi, atau susu kambing atau domba. 
  • Jangan berikan susu skim atau susu rendah lemak 1% sebagai minuman utama kepada anak hingga usianya 5 tahun. 
  • Setelah usianya 1 tahun, Anda bisa memberikan alternatif susu yang diperkaya kalsium tanpa pemanis, seperti susu kedelai, susu almond, dan susu gandum.
  • Jika anak intoleransi terhadap susu, bicarakan dengan dokter sebelum memperkenalkan alternatif susu. Dokter akan membantu menemukan susu yang cocok untuk si Kecil.
  • Produk olahan susu seperti yogurt (termasuk yang berbahan dasar kedelai) dan keju dapat diperkenalkan mulai anak berusia 6 bulan. Namun untuk keju penuh lemak, keju yogurt (keju lunak) dan fromage frais (keju segar) direkomendasikan diberikan setelah usia anak 2 tahun. 
  • Susu sapi tawar (utuh), susu murni yang dipasteurisasi dan minuman kedelai tanpa pemanis yang difortifikasi dapat diberikan pada anak setelah usianya 12 bulan untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsium, kalium, vitamin D, dan protein.
  • Untuk anak-anak usia 2-18 tahun, bisa diberikan kelompok susu yang lebih kaya nutrisi seperti susu tanpa pemanis, bebas lemak dan rendah lemak (1%), yogurt, keju, minuman kedelai dan yogurt yang diperkaya, serta produk susu rendah laktosa dan bebas laktosa. 

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa anak tidak mendapatkan nutrisi yang seimbang dengan kebiasaan minum susu 2 liter setiap hari. Ditambah lagi, anak bisa mengalami gangguan pertumbuhan.

Yuk, perbaiki kebiasaan minum susu pada anak untuk membantunya tumbuh dan berkembang lebih optimal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× 4 = thirty six